Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Sebuah Hujan Untuk Bapak

Gambar
Bagi sebagian anak-anak, hujan diiringi sambaran petir dan gemuruh suara geledek tentu akan membuat mereka berteriak histeris. Hujan deras dan kilatan petir cukup ampuh untuk membuat anak-anak lari ketakutan. Banyak diantara mereka yang bersembunyi dan tidak berani keluar rumah kala hujan tiba.
Namun tidak untuk gadis kecil berambut ikal dan berkulit coklat muda itu. Saat hujan deras itu tiba, ia justru menjulurkan tangannya dari jendela hingga air hujan dengan mudahnya membasahi jemari kecilnya itu. Ia tersenyum dan menengadahkan tangannya ke atas.

"Terimakasih ya Allah, kau telah mendengarkan doaku, jangan lupa kirimkan beberapa petir ke bumi ya."

Surat Untukmu Dari Diriku Pengagum rahasiamu

Gambar
Untuk lelaki berparas senja
Aku tak tahu secara pasti, mulai kapan aku terkesima akan semburat mentari sore di pelupuk matamu itu. Aku juga tak mengerti tentang sebuah perasaan yang aku rasakan saat melihat segaris senyuman yang tergores di bibir tipismu. Aku hanya tak sanggup menghentikan kedua mataku tuk terus memandangimu. Aku tak mampu menahan degup jantungku tuk berjalan pelan saat menatap wajahmu. Dan aku tak bisa mengendalikan pikiranku tuk berhenti sejenak memikirkanmu.
Mungkin disetiap lekuk wajahmu mengandung serbuk-serbuk magnet, hingga mata, hati, dan pikiranku terseret tuk terus mendekat ke arahmu.
Rasa sesak didadaku ada bukan karena rasa sempit karena berada di titik terjauh dalam hidupmu, Tapi rasa sesak yang sesungguhnya ada ketika aku tuk pertama kalinya merasakan jatuh cinta namun aku tak bisa memilikinya. Tidak. Memilikimu adalah sebuah impian yang sulit untuk kuterjemahkan dengan akal sehat. Itu seperti halnya aku berdoa meminta rintikan hujan dikala musim kemarau.