Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Filosofi Kopi Hitam Dalam Hidupku

Gambar
Dari kecil saya jarang atau bahkan bisa dibilang saya hampir tidak pernah minum kopi. Kebetulan keluarga saya ini bukan pecinta kopi. Setiap hari biasanya kami cuma minum air putih atau teh. Jadi hingga saya tumbuh dewasa, saya tidak begitu familiar dengan yang namanya Ngopi. Apalagi ‘Ngopi’ paste tugas sekolah yah. (Heheheee)
Namun setelah menikah, mau tak mau saya jadi terbiasa dengan bungkus kopi, aroma kopi, sampai ampas kopi (Ya, iyahlah orang saya yang nyuci cangkir bekas kopi). Suami saya ini pecandu kopi stadium empat. Kecintaanya sama kopi sudah begitu akut. Entah, bila disuruh memilih antara saya atau kopi, mungkin dia butuh waktu seratus tahun untuk memikirnya. 

Menyulap Sampah Menjadi Kerajian Bernilai Jual Tinggi

Gambar
Menyulap Sampah Menjadi Kerajian Bernilai Jual Tinggi
pict: contoh hasil karya kang Azis

Ide kreatif bisa muncul dari mana saja dan dari apa saja. Bahkan dari sampah yang sering dianggap barang tak berguna dan tak bernilai sekalipun. Banyaknya sampah kaleng minuman yang notabene merupakan sampah non organik yang sulit terurai ini ternyata dimanfaatkan oleh Abdul Azis (27) warga Kp Pabuaran Rt/Rw (01/01) desa Pangkat, Jatiyanti, Tangerang untuk dijadikan kerajinan yang unik. Bapak satu anak yang kerap disapa dengan panggilan akrab kang Azis ini nyatanya bisa menyulap sampah kaleng menjadi miniatur vespa, herley, pesawat terbang, becak dan masih banyak lagi. Tak sampai disitu, kang Azis juga memanfaatkan sisa-sisa kayu, triplek serta bambu yang sudah tak terpakai menjadi miniaturperahu.

REVIEW SIRKUS POHON

Gambar
Peluncuran buku ke sepuluh Pak Cik Hirata ini, sangat spesial bagi saya, Boi! Ojeh. biar aku ceritakan padamu kenapa aku mengatakan buku ini sangat spesial. Yang pertama, karena aku mendapatkan kesempatan untuk menjadi saksi peluncuran buku Sirkus Pohon ini. Hari ke dua setelah buku ini resmi di umumkan, aku mendapatkan kesempatan dari penerbit yaitu Bentang Pustaka, untuk mengahdiri talk show Pak Cik di acara Sarah Sechan, Net Tv.
Aku bisa melihat langsung bagaiman Pak Cik menceritakan dengan penuh makna isi dari buku yang di tulisnya ini. Amboi, tak terbayangkan bagaimana bahagianya aku bisa bertemu Pak Cik, sekaligus bisa masuk TV. (abaikan saja yah)
Yang ke dua, saya termasuk fans garis keras Pak Cik. Dari buku pertamanya Laskar Pelangi hingga buku ke sepuluhnya ini saya selalu mengikuti petualangan demi petualangan yang ditulisakna oleh Pak Cik.  hingga datangnya buku ini sangat berkesan bagi saya. Kini ijinkan saya menceritakan bagimana isi dari buku ini.
.....

Tet...tet...tett…